Site icon Berita hari ini

Anies Diharapkan Sudirman Said Segera Ikut Koalisi Perubahan

Sejumlah Tokoh Dalam Radar Cawapres Anies Diharapkan Sudirman Said Segera Ikut Koalisi Perubahan! Terdapat beberapa nama baru yang dikabarkan akan menjadi pendamping dari calon presiden (Capres) Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan semakin terlihat. Sebagai contohnya yang akan menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) seperti Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dari partai Demokrat, Achmad Heryawan dari Partai PKS, Yenny Wahid, Khofifah Indar Parawansa, serta Susi Pudjiastuti.

Memberikan tanggapan mengenai beberapa nama tadi, Sudirman Said sebagai salah satu anggota dari tim 8 Koalisi Perubahan meminta kepada seluruh nama tadi untuk ikut dalam barisan yang memperjuangkan perubahan. 

“Kami bersyukur dengan banyaknya tokoh yang telah membuka diri dan bersedia mempertimbangkan untuk menjadi pendamping dari Pak Anies. Ini merupakan sebuah kemajuan karena memang adanya keberanian untuk bersama dalam barisan perubahan ini sudah mulai terlihat,” ujar Sudirman melalui keterangannya, Selasa (08/08/2023). 

Bagi Sudirman, dengan hadirnya beberapa nama calon yang berniat untuk menjadi pendamping dari Anies Baswedan ini membuktikan bahwa sosok yang pernah menjadi orang kepercayaan sebagai wakil dari DKI Jakarta itu dipercaya untuk maju sebagai pemimpin perubahan.

“Tak hanya itu saja, ini juga menandakan bahwa Pak Anies semakin mendapatkan kepercayaan untuk menjadi figur politik yang memberikan harapan untuk memberikan perubahan menjadi lebih baik lagi di masa depan,” tambahnya kemudian.

Terkait dengan beberapa nama cawapres tadi, Sudirman menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah ada nama yang masuk dalam kantong Anies Baswedan dan hanya menunggu waktu saja untuk pengumuman secara resminya.

“Kita sekarang ini hanya perlu menunggu momentum terbaik untuk mengumumkan secara resmi. Berkaitan dengan beberapa nama yang sudah terlihat ini, mereka merupakan tokoh-tokoh yang mendapatkan kepercayaan dari rakyat,” jelasnya.

Mengingat bacawapresnya ini hanya satu tokoh saja, maka Sudirman ini mengajak kepada seluruh tokoh bakal calon wakil presiden itu untuk ikut dalam barisan yang memperjuangkan perbaikan dan perubahan.

“Pekerjaan rumah seperti mewujudkan keadilan sosial, meluruskan kembali jalan Negara, menanggulangi korupsi yang semakin marak, menegakkan hukum, dan membutuhkan banyak sekali tokoh pemimpin yang kredibel,” ucapnya.

“Untuk itu, kami mengundang sebanyak mungkin tokoh yang mendapatkan kepercayaan dari rakyat untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Rasanya ini tidak cukup jika kita hanya membahas masalah capres dan cawapres saja. Terdapat banyak sekali tugas yang harus ditangani oleh tokoh-tokoh kredibel jika nanti Pak Anies mendapatkan jalan dari Tuhan, mendapatkan mandat untuk memimpin Negeri ini,” tegas Sudirman Said.

Diketahui sebelumnya, Yenny Wahid sebagai putri dari presiden RI keempat, KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Dur, mengungkapkan bahwa dirinya siap apabila mendapatkan pinangan menjadi salah satu bakal calon wakil presiden.

Baca juga : Potensi Risiko Pengumuman Figur Cawapres 2024 yang Terlalu Awal

Baginya, kesempatan untuk menempati jabatan sebagai tokoh publik harus diambil untuk memberikan perubahan terkait kebijakan supaya lebih baik dan menguntungkan publik.

“Karena itu kan memang menjadi salah satu tujuan utama kita, yakni menduduki jabatan publik yang strategis supaya dapat merubah dan membuat kebijakan publik menjadi lebih baik lagi, serta memberikan perubahan yang positif kepada masyarakat,” terang Yenny kepada awak media ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (08/08/2023).

Yenny Wahid menyampaikan bahwa setiap tokoh politik yang sudah mendapatkan jabatan publik ini harus memiliki tujuan yang berpihak kepada masyarakat. Akhirnya, Yenny ‘menyenggol’ sebuah perubahan, karena dengan adanya jabatan publik ini perubahan terkait kebijakan menjadi lebih mudah.

Exit mobile version